Oleh: hafidznf | Agustus 5, 2009

Mencoba Kembali (eksis)

akhirnya posting lagi setelah vakum dari ini blog.

untuk kawan-kawan yang telah berkunjung sangat terima kasih dan mohon maaf sebesar-besarnya karena tidak membalas posting-nya.

Sudah semester sembilan belum lulus kuliah (belum bisa atau belum mau??). maunya saya menulis kesan sampai saat ini selama kuliah untuk dunia kampus pertambangan yang saya rasa di borneo ini:

1. Banyak calon sarjana tambang yang saya tau sangat sangat tidak mengetahui tujuan dia belajar di dunia pertambangan, terasa ‘krisis kepribadian’ yang sangat parah yang melahirkan sikap apatis.

2. Banyak calon sarjana yang sangat berorientasi kepada hal-hal duniawi, melahirkan sikap hedonis, money oriented.

3. Calon ST tambang lebih cocok jadi SE, yah banyaknya mau bisniswan/bisniswati dapat uang banyak dari dunia pertambangan.

4. SDM-nya belum mampu mengimbangi SDA, walau tidak ada penelitian yang dalam saya menyimpulkan aja begitu.Dari input para lulusan SMA yang memilih dunia pertambangan keliatan kurang ‘mateng/masak/mamak/hapuk’ sehingga terasa tidak ada rasa kompetitif.

5. Para calon sarjana tambang tidak bisa menghargai ilmu pertambangan apalagi disiplin ilmu yang lain.Yah kembali ke no-4.

yah itu dulu,kalo mau berdebat ato tidak setuju boleh,gak papa, jgn tersinggung ya,kalo tersinggung mohon maaf.sorry coy,ilov u full..

maunya kembali eksis di sini(blog maksudnya)..mohon doa.

Oleh: hafidznf | November 5, 2008

HIMASAPTA LOGO

Seiring berdirinya Himpunan ini di bulan April 2005 maka pengurus HIMASAPTA I yang terpilih berusaha membuat lambang dari himpunan. Lambang HMT-nya UNLAM atau bernama HIMASAPTA merupakan buah karya dari Ketua Divisi Pengembangan Ilmu Pengetahuan HIMASAPTA I Benny Irawan S.D. A.K.A Bang Ben.

Dengan berbagai “halangan dan rintangan” dari kesepakatan anak2 himpunan, sayembara pembuatan lambang, saran-saran dari para pejabat kampus, sampai inspirasi berbagai logo dari barang komersil, LSM, dan kawan2nya bang Ben berhasil merumuskan lambang dari HIMASAPTA ini.

Soo, silakan dinikmati….

HIMASAPTA LOGO
Oleh: hafidznf | September 11, 2008

De Re Metallica (On the Nature of Metals (Minerals))

Akhirnya Posting lagi…

De re Metallica kata yang terdengar ketika dosen saya membaca tulisan yang saya dapat dari internet pada referensi tulisan tersebut yang merupakan suatu jurnal yang saya pikir lumayan.,Ngga tau, ya iyalah saya nggak tau bahasanya asing bgt.,metallica tau teman scorpion.

Penasaran maka saya cari lah di internet mengenai itu (thanks to my parent give me the facilities).

Ternyata De Re Metallica adalah sebuah buku yang terbit tahun 1556 membahas mengenai pertambangan, smelting (peleburan) metal bin logam, serta penyulingan minyak ato refining. Sepertinya buku ini terbit setelah sang penulis seorang ilmuawan asal Jerman Georg Agricola meninggal dunia pada tahun 1555. Karena saya masih malas bercerita sebaiknya di klik aja link wiki-nya.

Dan ini adalah link untuk teman-tman yg memiliki waktu lebih dan atau ingin melihat tulisan yang walau tidak bahasa aslinya -Jerman tapi memakai Bahasa Inggris (udah translate), atau ada sahabat-sahabat yang ingin mem-Bahasa Indonesiakan buku yang sudah menjadi salah satu buku legend ilmu pertambangan silakan nikmati, enjoY

ini lah…. heeee peace,

Oleh: hafidznf | Juli 19, 2008

A History about Mining Rules in Indonesia

Ini tulisan saya muat karena isinya yang bagus dan keren..izin ya ibu Erwiza Erman.Enjoy..

KEKUASAAN MELAWAN KEADILAN: MELACAK SEJARAH UNDANG-UNDANG
PERTAMBANGAN

Oleh: Erwiza Erman, peneliti LIPI (diambil dari sini)

Permasalahan sosial pertambangan semakin menampakkan intensitasnya yang tinggi pada masa kini. Kontradiksi peraturan yang dikeluarkan oleh pusat dan yang diterbitkan oleh daerah, memperlihatkan tidak adanya koordinasi. Hal ini pada gilirannya telah melahirkan kekerasan yang sudah digeneralisir, baik dari sudut pengawasan negara maupun dari protes masyarakat. Kondisi ini telah membawa banyak kerugian bagi kedua belah pihak, seperti yang terjadi di propinsi Serumpun Sebalai ini. Artikel ini tidak berpretensi untuk menjelaskan faktor-faktor penyebab dibalik kontradiksi peraturan itu, tetapi akan membawa pembaca pada sejarah pembuatan undang-undang pertambangan. Dari sudut perkembangan sejarahnya, Undang-undang pertambangan diperbaharui, dirubah, tetapi perubahan itu dilakukan dalam kaitan dengan skandal-skandal politik yang terjadi baik di Hindia-Belanda maupun di Belanda.

Baca Lanjutannya…

Tulisan Sebelumnya »

Kategori