Oleh: hafidznf | Desember 24, 2007

trisakti diamond

Penemuan intan terbesar di kalimantan yang katanya merupakan intan terbesar kedua di dunia di tahun itu (1965) sebesar 166,75 karat. Pada tahun 2001 difilmkan berjudul “Jakarta Project” karya sutradara Indra Yudhistira Ramadhan. (resensi film di http://www.radarbanjarmasin.com/berita/index.asp?Berita=Banjarbaru&id=77678
yang saya juga blm nonton nih).

Intan ini bernama trisakti yang berarti tiga hal yang prinsipil di Indonesia yaitu nasionalisme, religi dan kesatuan. Kabar terakhir dari intan ini adalah dibawa ke Belanda dan dipotong oleh J.I. Asscher & Co. Amsterdam. Intan ini dibagi menjadi beberapa bagian dan yang paling besar berukuran 50,53 karat menjadi emerald-cut pink diamond. Warna dan bentuk aslinya tidak diketahui. Intan ini berwarna pink (analisa dari intan yang terbesar karatnya) sehingga bisa digolongkan dalam Intan tipe II yang berarti nilai nitrogen dari intan tidak ada (free nitrogen). Intan tipe I adalah intan yang mempunyai nilai nitrogen. Karena mempunyai nitrogen, menyebabkan terjadinya warna kuning pada intan tersebut.

Intan trisakti merupakan tipe IIa yang berarti sama sekali tidak mempunyai pengotor. Mempunyai bentuk struktur yang mungkin sempurna (perfect), atau imperfec, atau bisa juga bersinar alami (natural irradiated).

Nah cuma sampai disitu informasi yang saya dapatkan, bahkan foto intan ini-pun tidak diketahui. Kalo ada teman2 yang punya info boleh dah kirim ke sini.

Ada juga beberapa info mengenai intan yang ditemukan di Cempaka (kalo adabnya intan disambat galuh):
1) Tiga intan berkadar 12.0, 13.3, dan 20.0 karat ditemukan tahun 1846.
2) Dua intan berkadar 106.67 dan 77.0 karat ditemukan pada tahun 1850.
3) Intan Trisakti 166.75 karat dan intan 29.0 karat ditemukan di tahun 1965
4) Intan 13.0 karat ditemukan pada tahun 1970.
5) Tiga intan dengan berat 14.0, 33.0, dan 50.0 karat ditemukan tahun 1987.


Tanggapan

  1. (1 karat = 200 miligram),Harga diamond yang benar-benar bersih per karat (0,2 gram) sekitar AS$ 20.000
    Orang menilai diamond berdasarkan 4 C yang berarti Cut, Clearity, Color dan Cerat.
    Prose maksimal penggosokan diamond: diamondhasil dulangan dibuat menjadi bundar atau bulat, kemudian digosok bagian atas & bagian bawahnya, pertama empat segi atau empat FASET, kemudian dilanjutkan dengan potongan delapan faset. Proses dilanjutkan sehingga akhirnya semuanya berjumlah 58 Faset sesuai standar internasional.

  2. bagaimana caranya memulai bisnis intan dengan modal dibawah lima juta,apakah bisa?dan gimana pemasarannya?t kasih…

  3. Apakah ada intan yg berwarna merah?

  4. @hasbullah,hr.Banjarmasin
    wah kurang tau mas, coba aja ke martapura atau ke cempaka..

    @fajar
    kayaknya ada,,entar dicari dah referensi-nya

  5. dimana saya bisa jual intan, kalau saya punya

  6. Saya sedang susun buku Tragedi Intan Trisakti

  7. @Tajuddin Noor Ganie
    Selamat pak, semoga sukses bukunya. Btw tanggal berapa rilis bukunya?

  8. @suman
    bisa aja kalo mau japri saya di hafidz.noor.fikri@gmail.com. Nanti kita bicarakan lebih detail.

  9. Buku saya Tragedi Intan Trisakti untuk sementara waktu cuma diterbitkan dalam bentuk yang sangat sederhana. Cuma dicopy, tidak dicetak. Di dalamnya saya bercerita tentang (1) Sejarah Eksploitasi Intan Placer di Kalsel, (2) Profil 27 Butir Intan yang telah ditemukan di Kalsel, (3) Daftar Rekor 27 Intan Kalsel, (4) Tragedi Intan Trisakti, dan (4) Mendulang Intan Tak Lagi Menjanjikan. Siapa berminat silahkan kontak saya. Harganya cuma Rp. 20.000,- Trims.

  10. Siapa kira-kira yang mengetahui keberadaan intan ini? Masa bisa hilang begitu saja. Mesti ada yang bertanggungjawab.
    Lalu siapa yang harus bertanggungjawab? Sukarno atau suharto? Mestinya ditanyakan kepada keluarga-keluarga mereka! Itu juga kalau mereka punya rasa nasionalisme.

  11. saya ada diamond putih,biru,kuning,merah dan pink niatnya aku mau jual and kira-kira siapa yang mau….. bila minat hub : dm33.77@gmail.com


Beri tanggapan

Your response:

Kategori